
Perjalanan naik KRL Commuter Line tidak hanya tentang sampai ke tujuan tepat waktu. Sejumlah stasiun di jalur Red Line (Bogor-Jakarta Kota) kini menjadi destinasi kuliner tersendiri, menawarkan berbagai pilihan makanan yang menggugah selera dengan harga bervariasi.
KRL Commuter Line telah menjadi tulang punggung transportasi Jabodetabek sejak 1925 dan terus berkembang hingga hari ini. Setiap hari, jutaan penumpang menggunakannya untuk bekerja, kuliah, atau sekadar berpergian. Kondisi perjalanan yang panjang dan gerbong yang padat kerap membuat penumpang kelaparan sebelum tiba di destinasi.
Itulah mengapa stasiun-stasiun strategis kini ramai dikunjungi pencari kuliner. Kawasan Stasiun Tebet menawarkan jajanan terjangkau seperti nasi cokot, bacimut, otak-otak, dan es teler yang bisa dinikmati dengan kantong ringan. Hanya dengan berjalan kaki singkat dari peron, penumpang sudah bisa memuaskan perut.
Stasiun Gondangdia kini viral sebagai pusat jajanan modern dengan menu beragam termasuk gudeg, dimsum, pancong, dan mie ayam. Sementara itu, untuk yang menginginkan cita rasa tradisional, Stasiun Bogor menyajikan berbagai hidangan autentik seperti mie kocok, soto daging, doclang, dan toge goreng yang telah beroperasi selama puluhan tahun.
Selain ketiga stasiun tersebut, kawasan Tanah Abang, Sudirman, Juanda, Pondok Cina, dan Duren Kalibata juga menyimpan potensi kuliner yang menarik untuk dijelajahi. Kombinasi antara kemudahan akses transportasi dan keberagaman pilihan makanan membuat perjalanan KRL menjadi pengalaman yang lebih berkesan bagi para pengguna.
Sumber: Detik.com




