Pandan Menggantikan Matcha, Rempah Asia Jadi Viral di Belanda

Pandan Menggantikan Matcha, Rempah Asia Jadi Viral di Belanda

Daun pandan, bahan masakan tradisional Asia yang sudah lama digunakan di dapur Indonesia, kini sedang mencuri perhatian para penikmat kuliner di Belanda. Tanaman tropis ini mulai dikreasikan dalam berbagai produk bakery dan kue modern yang menarik minat masyarakat setempat.

Media lokal Belanda, De Telegraf, meliput tren ini melalui unggahan TikTok pada 20 Oktober lalu, menyebutkan pandan sebagai “nieuwe foodhype” atau tren makanan baru yang identik dengan warna hijau. Berbagai kreasi mulai bermunculan, mulai dari bolu pandan, roti tawar, muffin, hingga roll cake yang semuanya menampilkan warna hijau yang menarik.

Pandan menjadi viral setelah sebelumnya matcha dan pistachio menjadi sorotan di kalangan pencinta kuliner global. Yang membedakan pandan dari tren warna hijau sebelumnya adalah asal-usulnya dari tradisi kuliner Asia, khususnya Asia Tenggara, yang kini diadopsi oleh chef Eropa untuk menciptakan hidangan inovatif.

Keunikan pandan terletak pada dua hal sekaligus: aroma manis yang khas dan warna hijau alami yang diberikannya pada makanan. Kombinasi ini membuat pandan menjadi pilihan ideal untuk kreasi kue dan pastry tanpa perlu mengandalkan pewarna buatan. Karena karakteristiknya tersebut, pandan bahkan dijuluki “Vanilla of the East” atau vanila dari Timur, merujuk pada perannya sebagai pemberi aroma dalam berbagai hidangan seperti vanila dalam kuliner Barat.

Di Indonesia sendiri, penggunaan daun pandan dalam kuliner bukan hal baru—sudah berabad-lama menjadi bagian dari hidangan tradisional mulai dari kue basah, bubur, nasi, hingga kopi. Kini, dengan viral di Belanda, pandan membuktikan bahwa cita rasa dan estetika kuliner Asia memiliki daya tarik universal yang mampu menarik perhatian pencinta makanan di berbagai benua.

Sumber: Detik.com

Baca Juga

Scroll to Top